Tampilkan postingan dengan label Science. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Science. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Juli 2009

Misteri Batu Hajar Aswad

Hajar Aswad

    Mendengar kata itu pasti tidaklah asing bagi kaum muslim. Sebuah batu yang terletak di Ka’bah di kota Mekkah.
    Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekkah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.
Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, di berkata : “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”



Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayangnya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.

    Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

    Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, artinya adalah apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.
    Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekkah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sehat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan gravitasi. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Ka’Bah, maka seakan-akan diri kita di-charged ulang oleh suatu energi misterius dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah musium di negara Inggris, ada tiga buah potongan batu tersebut ( dari Ka’Bah ) dan pihak musium juga mengatakan bahwa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem tata surya kita.

Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda, “Hajar Aswad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam. ( Jami al-Tirmidzi al-Hajj (877) )



sumber: om google Read More..

Selasa, 30 Juni 2009

Fakta mukjizat nabi Musa

Masih ingatkah teman-teman dengan kisah mukjizat Nabi Musa yang membelah laut merah dengan tongkatnya?Jika salah satu diantara teman-teman yang menganggap kisah tersebut hanya merupakan dongeng belaka,sekarang mari kita simak tulisan yang diuraikan dibawah ini.

Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt pada akhir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah.
Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Pharaoh yang tenggelam dilautan tsb saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.



 

Menurut pengakuannya,selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama.
Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa2 tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Pharaoh yang tenggelam di laut Merah.

Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan,memang benar adanya bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam,dimana menurut sejarah,kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.



Selain itu,ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan,yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang,sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas.

Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi2-Nya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka. Diantara beberapa bangkai kereta tadi,ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas.Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Pharaoh sang raja.



Sekarang mari kita perhatikan gambar diatas,
Pada bagian peta yang dilingkari (lingkaran merah),menurut para ahli kira-kira disitulah lokasi dimana Nabi Musa AS bersama para kaumnya menyebrangi laut Merah. Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba.
Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab.
Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter.
Kemiringan laut dari Nuweiba ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat.
Diperkirakan jarak antara Nuweiba ke Arab sekitar 1800 meter.Lebar lintasan Laut Merah yang terbelah diperkirakan 900 meter.

Dapatkah kita membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat membelah air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada kedalaman perairan yang rata2 mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama, mengingat pengikut Nabi Musa AS yang menurut sejarah berjumlah ribuan? (menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km, dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam).

Menurut sebuah perhitungan, diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter.
Jika kita kaitkan dengan kecepatan angin,menurut beberapa perhitungan,setidaknya diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam untuk dapat membelah dan mempertahankan belahan air laut tersebut dalam jangka waktu 4 jam!!!sungguh luar biasa,Allah Maha Besar.

sumber: om google

Read More..

Minggu, 14 Juni 2009

Taukah Anda?

Anda memiliki 200 tulang yang tersusun dengan sangat rumit, 500 otot yang terkoordinasi dengan sangat baik , dan 11,3 km serat saraf untuk menggerakkan tubuh?

Di dalam tubuh Anda trdapat energi atomic yang cukup untuk membangun kota – kota terbesar di dunia berkali – kali?

Jantung Anda berdenyut sekitar 36juta kali setiap tahun, memompa 2.274000 liter darah melalui 96.000 km arteri, vena, dan kapiler?

Darah yang beredar dalam tubuh manusia mengandung 22 miliar sel darah? Di dalam setiap sel darah terdapat jutaan molekul, dan dalam setiap molekul terdapat ato yang berosilasi lebih dari 10 juta kali per detik.
Dua juta sel darah matidalam setiap detik? Dan ini segera digantikan oleh dua dua juta lagi?

Sistem penciuman manusia dapat mengenali bau kimiawi sebuah benda dalam satu bagian per triliun udara?

Di seluruh tubuh manusia terdapat 500.000 sensor sentuhan?

Mulut Anda adalah laboratorium kimia paling canggih yang pernah dikenal di planet ini? Dengan menggunakan kombinasi sensasi rasa manis, asin, dan pahit serta aroma, mulut dapat mengenali lebih dari satu miliar rasa yang berbeda.

Singkatnya Anda keajaiban yang hidup!


Dikutip dari BUKU PINTAR MIND MAP
by Tony Buzan

Secara fisik berat otak manusia berkisar antara 1,5-2. Otak terdiri dari sel – sel yang tersusun oleh oksigen dan glukosa. Secara alamiah, setiap manusia terlahir dan dianugerahi lebih dari 1trilliun sel otak, yang terdiri dari 100 miliar sel otak aktif dan 900 miliar sel pendukung. Jadi hal itu merupakan jawaban dari sebuah rahasia, mengapa manusia mendekati kesempurnaan. Di dalam Al-Quran telah dijelaskan bahwa ‘mengapa manusia lebih baik daripada binatang?’ adalah terletak dari kesempurnaan akalnya.
Penelitian yang telah dilakukan Antony Robin menunjkkan bahwa berat otak manusia yang berkisar 1,5-2 kg ternyata memiliki kemampuan yang luar biasa, antara lain sebagai berikut.
Mengontrol denyut jantung 100.000 kali per hari tanpa disadari.
Memompa kurang lebih 25.000 liter darah setiap hari melalui pembuluh darah yang panjangnya mencapai 100.000 km (apabila ujung – ujungnya disambung satu sama lain)
Memungkinkan mata dapat membedakan lebih dari 10 juta warna.
Memberikan 25 ton daya tarik kekuatan otot apabila seluruh otot disalurkan ke arah yang sama.
Keberadaan otak merupakan wujud nyata yang menunjukkan bahwa manusia diciptakan secara lengkap dan nyaris mendekati kesempurnaan. Hal ini menjadi bukti bahwa Allah juga membebakan manusia untuk merancang sendiri kehidupan,tapi dengan seluruh konsekuensi dan tanggungjawab.

Hai manusia, engkaulah yang berkehendak atas diri – Ku(Q.S. al-fathir(35) : 15)

Muhammad Iqbal, seorang pujangga islam, menggambarkan ini dengan mengatakan ‘Khudi ko kar belland itna kihhar taqdir si pahle, khudi gandi skhud puche batu niza kiya hate’(bangukanlah pribadimu demikian hebat dan jayanya, sehingga sebelum Tuhan menentukan taqdirnya bagimu, sudilah Dia bermusyawarah denganmu dulu, apakah kehendakmu sebenarnya).

HATI

Secara fisik, hati merupakan sebuah kelenjar yang terbesar dan salah satu organ yang sangat penting di dalam tubuh kita. Hati ibarat sebuah pabrik kimia terbesar dalam tubuh manusia. Berat hati berkisar antara 1,5-2 kg,berwarna merah tua, berserat sangat halus, dan empuk. Hati dapat melakukan lebih dari 500 macam proses.
Darah melewati hati melalui pembuluh balik. Pada saat darah telah melewati hati, secara otomatis hati membersihkan dan menetrakan sema racu dan kotoran yang terkandung di dalam darah. Hati juga menyimpan viami da mineral yang dipelukan tubuh. Manusia tidak akan hidup jika hatinya tidak berfungsi.
Menurut ilmu hakekat, hati diartikan sebagai lubuk terdalam dari segumpal darah dari keajaiban. Hati merupakan pusat dari segala panca indera manusia. Hati sangat peka, halus, dan lembut. Hati dapat melihat dan merasakan sesuatu yang tidak terlihat oleh mata. Hati merupakan sumber penglihatan dan pendengaran serta perasaan yang sangat dalam.
Kemampuan hati yang demikian, ditentukan oleh kebersihan hati pemiliknya. Sebab, bila hati busuk (kotor), selalu menyakiti orang lain, melakukan kejahatan, menghukum tanpa alasan, melakukan balas dendam, dan memfitnah orang lain. Maka dari itu, hati perlu dibersihkan terlebih dahulu..
Debu – debu serta abu yang menghinggapinya harus dibersihkan terlebih dahulu, dibersihkan, disucikan, dan dimandikan. Agar hati menjadi bening seperti kaca dan dapat menerima pantulan cahaya kebaikan.

"Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk rupamu dan hartamu, tetapi melihat atau memperhatikan hati dan perbuatanmu".(HR:Muslim dan Ibnu Majah)

Al-Ghazali mengibaratkan, hati adalah seuah rumah. Si pemilik dapat ‘menyimpan’ malaikat dan dapat pula memelihara anjing di dalamnya. Jika ia memelihara anjing, maka ia akan selalu menyakiti orang lain. Lidahnya akan lebih tajam dari pada pisau cukur, lebih berbisa daripada ular kobra. Sifat ke-anjing-an ini disampaikan oleh hadist berikut.

‘Malaikat tidak masuk ke dalam rumah orang yang memelihara anjing’

Bahasa simbol ini dapat kita pahami bahwa kebenaran tidak akan masuk ke dalam diri orang yang memelihara kedengkian, syirik, dan kejahatan. Rumah adalah simbol dari jasad manusia. Penghuni rumah itu adalah roh, cahaya yang sangat halus dan bening. Dialah yang menghadap kepada Yang Mahasuci sebagai hasil usahanya dalam membersihkan diri dari semua kotoran yang menempel.
Bila kita sudah mengenali diri sendiri dan membersihkan hati, maka kita akan mudah mengenal Allah. Kita akan berjalan ibarat seorang raja memasuki kerajaan yang sangat indah, penuh dengan hiasan dan dijaga oleh ribuan penjaga.

Apabila seseorang hendak mengenal Tuhannya, maka ia harus mengenal akan dirinya.


Dikutip dari buku
Pumping Talent
Memahami Diri, Memompa Bakat
by Amir Tengku Ramly
Read More..

Sabtu, 13 Juni 2009

The Great Nuh Ark

Disebuah gunung yang senantiasa diselimuti salju yang terletak di Timur turki, tersembunyi sebuah misteri berharga yang berusia lebih dari 5000 tahun. Peninggalan sejarah yang maha berharga itu bukan saja menarik minat para pengkaji sejarah saja, namun pihak penyelidik US seperti CIA/KGB pun mencoba untuk melakukan penelitian disana. Sejauh ini CIA telah menggunakan satelit dan pesawat stealth untuk mengambil gambar obyek yang terdampar dipuncak gunung tersebut.

Gambar2 itu telah menjadi "rahasia besar" dan tersimpan rapi dengan kawalan yg ketat bersama dengan "rahasia2" penting yg lain di Pentagon. Sudah beratus2 orang mencoba untuk mendaki Gunung Aghi-Dahl yg kerap dijuluki juga sebagai "Gunung Kesengsaraan" atau dengan nama peta-nya yaitu Mount Ararat, namun hanya beberapa2 orang saja yang berhasil menaklukannya.Sebagian lagi selebihnya hanyalah menambah deretan panjang pendaki-pendaki yang menjadi korban keganasannya.
Hingga hari ini, hanya ada beberapa orang pendaki yg dapat sampai ke puncak Mt.Ararat sekaligus dapat menyaksikan dgn mata kepala sendiri sebuah artifak yg 'mahaberharga' tersimpan abadi dipuncaknya.

Lalu apakah sebenarnya artifak "mahaberharga" yang terkubur selama ribuan tahun di puncak Ararat itu? 
Yup,menurut para ahli kepurbakalaan, mereka menafsirkan bahwa artifak dengan dimensi yang sangat besar tersebut tak lain adalah The Great Nuh Ark (Perahu/Bahtera Nabi Nuh AS)!
Seperti yang kita ketahui bahwa The Great Pyramid of Giza, Mesir telah terkubur didalam tanah selama kurang lebih 2000 tahun lamanya sebelum ditemukan dan dilakukan penggalian terhadapnya.
Begitu pula halnya dengan The Great Nuh Ark ,sebelum terjadinya sebuah gempa bumi hebat yang melanda daerah itu pada 2 Mei 1988 silam ,artifak tersebut tertimbun di bawah salju hampir selama 5000 tahun lamanya tanpa ada yang mengetahui bahwa sebenarnya tersimpan sebuah rahasia besar didalamnya.


Sebenarnya, zaman Nabi Nuh AS dulu tidaklah seprimitif yg kita semua bayangkan. Pada hakikatnya pengetahuan Sains dan teknologi mereka sudah maju pada masa itu. 
Contohnya dari beberapa hasil temuan di kaki Mount Ararat, Para Pengkaji dan Scientist Russia telah menemui lebih kurang 500 kesan artifak batu baterai elektrik purba yg digunakan utk menyadurkan logam.Tentunya temuan tersebut bisa membuktikan bahwa masyarakat zaman Nabi Nuh telah mengenal listrik.

Mengikut perkiraan para ahli ,Nabi Nuh AS kira-kira memulai membangun bahteranya pada tahun 2465 B.C dan hujan lebat baru turun dan mengguyur bumi selama bertahun- tahun sehingga mengakibatkan munculnya air bah maha dasyat yang rata-rata dapat mengahiri sebagian populasi manusia dimuka bumi diperkirakan terjadi pada 2345 B.C 

Rupa bentuk dari The Great NUh Ark itu sendiri sebenarnya tidak sama dengan bentuk kapal laut masa kini pada umumnya. Menurut para peneliti dan pendaki yg pernah melihat langsung "Nuh Ark" di puncak Mt.Ararat serta beberapa image yang diambil dari 

pemotretan udara,The Great Nuh Ark memang merupakan sebuah bahtera yang berdimensi sangat besar dan kokoh. 
  Kontruksi utamanya tersusun oleh susunan kayu dari species pohon purba yg memang sudah tidak bisa ditemui lagi didunia ini alias sudah punah.Pengukuran obyek yang ditandai mempunyai altitude 7.546 kaki dengan panjang dari bahtera kurang lebih 500 kaki,83 kaki lebar,dan 50 kaki tinggi. 
Ada juga Para Pengkaji berpendapat,"Nuh Ark" berukuran lebih luas dari sebuah lapangan sepak bola. 
Luas pada bagian dalamnnya cukup utk menampung ratusan ribu manusia.Jarak dari satu tingkat ke satu tingkat lainnya ialah 12 hingga ke 13 kaki. Sebanyak kurang lebih ribuan sampai pulahan ribu balak kayu digunakan untuk membangunnya.
Totalnya,terdapat kurang lebih ratusan ribu manusia dan hewan dari berbagai species yang ikut menaiki bahtera ini,Mengikuti kajian dari Dr.Whitcomb, kira2 terdiri 3.700 binatang mamalia, 8.600 jenis itik/burung,6300 jenis reptilia,2500 jenis amfibia yg menaiki The Great Nuh Ark tersebut,sisanya adalah para kaum Nabi Nuh yang percaya akan ajaran yang dibawanya.Total berat kargo/muatan bahtera itu keseluruhan mungkin mencapai kurang lebih 24,300 ton. 

Di sekitar obyek tersebut, juga ditemukan sebuah batu besar dengan lubang pahatan. para peneliti percaya bahwa batu tersebut adalah "drogue-stones", di mana pada zaman dahulu biasanya dipakai pada bagian belakang perahu besar untuk menstabilkan perahu. Radar dan peralatan mereka menemukan sesuatu yang tidak lazim pada level "iron oxide" atau seperti molekul baja. Struktur baja tersebut setelah dilakukan penelitian bahwa jenis "vessel" ini telah berumur lebih dari 100.000 tahun, dan terbukti bahwa struktur dibuat oleh tangan manusia. Mereka percaya bahwa itu adalah jejak pendaratan perahu Nuh.

Beberapa sarjana berpendapat bahwa kemungkinan besar 'Nuh Ark' ini dibangun disebuah tempat bernama Shuruppak, yaitu sebuah kawasan yg terletak di selatan Iraq. 
Jika ia dibangun di selatan Iraq dan akhirnya terdampar di Utara Turkey,kemungkinan besar bahtera tersebut telah terbawa arus air sejauh kurang lebih 520 Km.
Mount Ararat itu sendiri bukanlah sembarang gunung,ia adalah sebuah gunung yg unik. Diantara salah satu keunikan yg terdapat pada gunung ini ialah, pada setiap hari akan muncul pelangi pada sebelah utara puncak gunung itu.


Mt.Ararat ini ialah salah satu gunung yg mempunyai puncak yg terluas di muka bumi ini. Statusnya juga merupakan puncak tertinggi di Turki yaitu setinggi 16,984 kaki dari permukaan air laut.Sedangkan puncak kecilnya setinggi 12,806 kaki .Jika kita berhasil menaklukkan puncak besarnya ,kita dapat melihat 3 wilayah negara dari atasnya, yaitu "Russia,Iran, dan Turkey".
Sebuah "batu nisan" yg didakwa kepunyaan nabi Nuh AS telah dijumpai di Mt.Lebanon di Syria. Batu nisan itu berukuran 120 kaki panjang.

Pada tahun 1917,Maharaja Russia Tsar Nicholas II mengirim sejumlah 150 org pakar dari berbagai bidang yg terdiri dari saintis,arkeolog dan tentara untuk melakukan penyelidikan terhadap The Great Nuh Ark tersebut.
Setelah sebulan, tim ekspedisi itu baru sampai ke puncak Ararat. Segala kesukaran telah berhasil mereka lewati, dan akhirnya menemukan perahu Nuh tersebut. Dalam keadaan terkagum, mereka mengambil gambar sebanyak mungkin. Mereka mencoba mengukur panjang perahu Nuh dan didapati berukuran panjang 500 kaki, lebar 83 kaki dan tinggi 50 kaki, sebagian lainnya tenggelam di dalam salju.
Hasil dari perjalanan itu dibawa pulang dan mau diserahkan kepada Tsar, malangnya sebelum sempat melaporkan temuan itu ke tangan kaisar, Revolusi Bolshevik Komunis (1917) meletus. Laporan itu akhirnya jatuh ke tangan Jenderal Leon Trotsky. Sehingga sampai sekarang masih belum diketahui, apakah laporan itu masih disimpan atau
dimusnahkan.

sumber: dipta blog 


Read More..